Siswa Kelas X SMK Al Kaaffah Ikuti Wawasan Kebangsaan Bersama Yonzipur 5 ABW

Kepanjen — Sebanyak 19 siswa kelas X SMK Al Kaaffah Kepanjen mulai mengikuti kegiatan Wawasan Kebangsaan pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 22 Agustus 2026 ini dilaksanakan dan dibina oleh Kesatuan Yonzipur 5 ABW.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SMK Al Kaaffah dalam memberikan pengalaman pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik dan kejuruan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
Selama mengikuti kegiatan, para siswa mendapatkan pembinaan dan pengalaman secara langsung dalam lingkungan yang menekankan pentingnya kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sebagai generasi muda.
Belajar Karakter di Luar Ruang Kelas
Memasuki jenjang SMK berarti siswa tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki keterampilan sesuai bidang keahlian. Mereka juga perlu memiliki karakter dan mental yang mendukung ketika nantinya memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari pengalaman langsung. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, kepemimpinan, ketangguhan, dan tanggung jawab menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mereka jalani selama tiga hari.
Kehadiran Yonzipur 5 ABW sebagai pembina juga memberikan perspektif berbeda bagi para siswa. Lingkungan pembinaan yang terstruktur diharapkan mampu membantu siswa memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh sikap, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja bersama orang lain.
Tiga Hari untuk Membentuk Pengalaman
Selama 20–22 Agustus 2026, 19 siswa kelas X SMK Al Kaaffah akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan bersama pihak pembina.
Bagi para siswa, tiga hari ini bukan sekadar kegiatan di luar sekolah. Ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru, keluar dari rutinitas pembelajaran di kelas, sekaligus mengenal nilai-nilai kebangsaan melalui proses yang lebih nyata.
SMK Al Kaaffah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menjalani proses pendidikan selanjutnya.
Karena membentuk generasi yang kompeten tidak cukup hanya dengan mengajarkan apa yang harus mereka ketahui.
Mereka juga perlu belajar bagaimana bersikap, bagaimana bekerja bersama, bagaimana bertanggung jawab, dan bagaimana menjadi bagian dari bangsa ini.
Tiga hari mungkin singkat. Tetapi pengalaman dan nilai yang dibawa pulang dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang mereka menuju kedewasaan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!


