Monitoring PKL Siswa SMK Al Kaaffah di Polinema, Evaluasi Pembelajaran Sekaligus Persiapan TKA

Malang, 27 Agustus 2026 — Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di SMK Al Kaaffah Kepanjen. Melalui PKL, siswa tidak hanya belajar menerapkan kompetensi di lingkungan kerja, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai budaya kerja, tanggung jawab, komunikasi, dan profesionalisme.
Sebagai bagian dari proses evaluasi tersebut, guru pembimbing PKL SMK Al Kaaffah, Bapak Arif Mafatia Karim, S.Pd., Gr., Mt.Rt, melaksanakan kunjungan monitoring terhadap dua siswa, Velin dan Aileen, yang saat ini menjalani PKL di Politeknik Negeri Malang (Polinema), khususnya pada divisi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Dalam kegiatan monitoring ini, Bapak Arif berdiskusi dengan pembimbing PKL dari pihak Polinema, Ibu Furi, untuk melihat perkembangan siswa selama menjalankan kegiatan di tempat kerja. Monitoring menjadi ruang untuk memastikan bahwa proses PKL berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran sekaligus memberikan kesempatan untuk memperoleh evaluasi langsung dari dunia kerja.
Lebih dari sekadar memantau kehadiran dan aktivitas siswa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pengisian dan evaluasi nilai PKL. Penilaian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan kompetensi, sikap, serta pengalaman kerja yang telah diperoleh siswa selama menjalani PKL.
PKL sebagai Jembatan Menuju Dunia Kerja
Bagi siswa SMK, pengalaman belajar tidak berhenti di dalam ruang kelas. Lingkungan kerja memberikan situasi nyata yang memungkinkan siswa memahami bagaimana kompetensi yang dipelajari di sekolah digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Karena itu, hubungan antara sekolah, siswa, dan institusi tempat PKL menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman belajar yang utuh. Guru pembimbing hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penghubung antara proses pembelajaran di sekolah dengan pengalaman yang diperoleh siswa di dunia kerja.
Melalui monitoring secara langsung, sekolah dapat memperoleh masukan mengenai perkembangan siswa sekaligus memastikan bahwa pengalaman PKL benar-benar memberikan nilai tambah bagi kesiapan mereka menghadapi masa depan.
Sekaligus Menjaring Aspirasi Pilihan Mata Pelajaran TKA
Dalam kunjungan tersebut, kegiatan juga dilengkapi dengan penyebaran angket pilihan mata pelajaran TKA kepada siswa.
Pengisian angket ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mendapatkan informasi dan aspirasi siswa terkait pilihan mata pelajaran yang akan mereka ambil. Dengan demikian, siswa memiliki ruang untuk menyampaikan pilihan berdasarkan rencana pendidikan dan kebutuhan mereka ke depan.
Bagi SMK Al Kaaffah, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pendampingan siswa tidak hanya berfokus pada satu aspek. PKL, evaluasi kompetensi, maupun persiapan akademik perlu berjalan beriringan agar siswa mendapatkan pendampingan yang lebih menyeluruh.
Kunjungan monitoring di Polinema hari ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMK Al Kaaffah untuk terus mendampingi siswa dalam setiap tahap perjalanan pendidikannya—dari ruang kelas, menuju dunia kerja, hingga mempersiapkan langkah mereka setelah lulus.
Karena pada akhirnya, pendidikan vokasi bukan hanya tentang apa yang bisa dipelajari siswa, tetapi juga tentang seberapa siap mereka menggunakan apa yang telah dipelajari untuk melangkah ke dunia nyata.
Kontributor : Fandy
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!


